Jakarta - Bali menjadi juara umum Kejuaraan Nasional Kriket 2014 setelah menggondol gelar juara U-23 putri. Dalam pertandingan penentuan yang digelar hari ini, Minggu (28/9), tim putri U-23 Bali menang 93-55 atas tim DKI Jakarta.
Dalam final berisikan tiga tim yang memakai sistem round-robin, Bali memetik dua kemenangan atas Jakarta dan Jawa Barat. Kemarin Sabtu (27/9), Bali menang 152 runs 4 wickets - 95 runs 9 wickets dari Jabar.
Ada empat kategori yang dipertandingkan di kejurnas tahun ini: U-17 putra dan putri serta U-23 putra dan putri. Bali menjuarai tiga di antaranya, yaitu U-17 putra, U-23 putra, dan U-23 putri. Sementara U-17 putri diraih tim Papua, tetapi itupun 10 dari 14 pemainnya merupakan pemain Bali.
Kesuksesan Bali menurut pelatih tim putri Bali U-17 Frengky Sonny adalah adanya liga dan masuknya kriket sebagai ekstrakurikuler di sekolah, mulai tingkat SD hingga SMP. Liga kriket bergulir mulai Mei hingga Oktober nanti. Tim peserta bertanding seminggu sekali.
"Kalau pemain memang banyak [pemenang dari daerah kami] karena di Bali ada liga. Kriket juga sudah menjadi ekstrakurikuler di sekolah. Jadi tidak susah untuk mencari pemain, malah pelatih yang susah menyeleksi mereka," kata Frengky di Lapangan Softball Universitas Negeri Jakarta, Sabtu (27/9).
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Cricket Indonesia James Tangkudung mengatakan, kejurnas ini digunakan untuk mencari pemain kriket berbakat. Mereka nantinya akan menjadi tulang punggung Indonesia pada Asian Games (AG) 2018. PP PCI saat ini tengah mengusahakan agar kriket bisa dipertandingkan pada AG mendatang, mengingat Indonesia akan menjadi tuan rumah.